Surabaya- UNIPA NEWS Sebanyak 1687 mahasiswa Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya  mengikuti Pembekalan KKN-PPM Semester Gasal 2019/2020 di Gelora Hasta Brata Adi Buana. Kegiatan ini akan digelar selama dua hari tanggal 1-2 Pebruari 2019. 

Rektor Unipa Surabaya Dr M Subandowo MS membuka secara resmi pembekalan KKN-PPM. Pada kesempatan ini,    Subandowo memberikan arahan tentang kegiatan KKN-PPM secara umum. Dia menghimbau agar mahasiswa benar-benar memanfaatkan kegiatan pengabdian masyarakat ini sebagai pembelajaran untuk pemberdayaan masyarakat. 

“Di sini, kalian semua akan berinteraksi secara langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, buat program-program yang menarik dan realistik sesuai dengan kondisi desa, “tambahnya.  

Subandowo berpesan agar selama sebulan mengikuti KKN-PPM bisa menjaga etika dan moral serta nama baik almamater. “Ini saatnya melatih emosional untuk berkolaborasi dengan teman-teman yang lain, “terang alumni Universitas Airlangga tersebut. 

Ketua PPLP PT PGRI Surabaya Prof Dr Iskandar Wiryokusumo MSc juga  menghimbau, agar mahasiswa bisa menanamkan karakter disiplin dalam berbagai hal karena ini bukan kegiatan main-main atau bersenang-senang melainkan pemberdayaan masyarakat yang mana mahasiswa dituntut untuk mengaplikasikan program-program yang telah direncanakan. 

Sementara itu, Apri Irianto Ketua KKN PPM Unipa mengatakan, 1687 mahasiswa ini berasal dari 18 prodi yang ada di Unipa. Mereka akan diterjunkan di 18 desa di Kec Gondang,  6 desa Kec Pacet dan 12 desa Kec Sedayu Gresik.  

“Tahun ini mengusung tema  Optimalisasi  Peran Keluarga Menuju Desa Tangguh Bencana,”Kata dosen PGSD tersebut. Ini sekaligus menindaklanjuti Bimtek yang diadakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). 

Sekarang BNPB mulai menggandeng perguruan tinggi untuk managemen penanggulangan bencana. Mereka melihat PT sangat potensial karena jumlahnya  dan melalui program KKN-PPM bisa memperpendek upaya pemerintah untuk membangun desa tanggap bencana.  

“Kali ini kami bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Kab. Mojokerto untuk menyampaikan materi terkait desa tangguh bencana,”terangnya. Dirinya mengatakan, telah memberikan waktu khusus kepada Puji Andriati ST MM Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kab. Mojokerto untuk memberikan sosialisai pada mahasiswa. 

Dia menerangkan, program yang akan dijalankan tahun 2020 ini hampir sama dengan tahun sebelumnya, yakni pendidikan,  ekonomi,  kesehatan, lingkungan hidup,  dan fokus pada kebencanaan. 

“Program tangguh bencana di sini dimulai dari keluarga yang tangguh, memang masih banyak yang belum paham kalau narkoba,  tawuran,  konflik sosial,  demam berdarah,  dan kebakaran ini merupakan sebuah bencana juga,”terang Apri mencontohkan.  

Dia berharap dengan program ini bisa memberikan sumbangan nyata untuk mendukung program desa tangguh bencana. “Paling tidak kita sudah masuk pada indikator seperti yang tertera pada tema KKN-PPM ini, “tandasnya.

Sumber: http://unipasby.ac.id/index/det/1242-1687-Mahasiswa-Ikuti-Pembekalan-KKN-PPM-Semester-Gasal-2019/2020